Klip Facebook : Pertumbuhan dan Perkembangan


Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Part 1 :

Pertumbuhan dan perkembangan memiliki makna yang berbeda, Pertumbuhan didefinisikan proses pertambahan ukuran (volume) tubuh sehingga sangat berkaitan dengan perubahan kuantitas yang dapat diukur seperti pertambahan tinggi dan lebar batang tumbuhan, pertambahan panjang akar ataupun pertambahan jumlah daun dan lain-lain. Sedangkan perkembangan didefinisikan sebagai proses pendewasaan atau proses berkembangnya fungsi faal / fisiologis organ-organ tubuh menjadi lebih sempurna contohnya proses pematangan organ-organ reproduksi pada tumbuhan seperti munculnya bunga dan biji, karena perkembangan adalah perubahan yang bersifat kualitatif, maka proses perubahannya tidak dapat diukur. Baik pertumbuhan dan perkembangan bersifat irreversibel.

Part 2 :

Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor yang berasal dari dalam tubuh atau lebih dikenal dengan faktor internal dan faktor yang berasal dari luar tubuh atau lingkungan yang dikenal dengan faktor eksternal. Faktor yang berasal dari dalam tubuh tumbuhan relatif sulit untuk diubah atau dipengaruhi karena lebih bersifat alami dan natural, faktor internal tersebut antara lain gen dan hormon. Gen adalah pembawa sifat, yang mengatur seluruh karakter fisik tubuh setiap makhluk hidup termasuk tumbuhan. Bagian ini (gen) mengatur segala macam ciri, karakter dari tumbuhan dari akar hingga ujung daun, dari warna hingga bentuk dari rasa hingga bau, semua ciri dan sifat tubuh tumbuhan diatur oleh gen. Sedangkan hormon adalah suatu zat yang mempunyai atau memberi pengaruh khusus terhadap tubuh tumbuhan, terdapat bermacam-macam jenis hormon, antara lain : auksin, sitokinin, giberelin, asam traumalin, kalin, asam absisat dan gas etilen. Masing-masing hormon tersebut memiliki fungsi yang spesifik bagi tubuh tumbuhan

Part 3 :

Faktor luar (eksternal) yang mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tubuh tumbuhan adalah semua pengaruh yang dapat memberikan efek terhadap kehidupan tumbuhan yang berasal dari lingkungan di sekitar tumbuhan. Faktor- faktor tersebut dapat berupa komponen abiotik seperti cahaya, suhu, kelembapan, kadar garam, pH, nutrisi yang terkandung dalam tanah, tekstur tanah, air, udara dan lain-lain. Selain itu, faktor eksternal lainnya dapat berupa komponen biotik seperti hama-hama, wereng, gulma ataupun serangga atau hewan-hewan predator. Intinya semua yang berasal dari luar tubuh tumbuhan (lingkungan tumbuhan) yang berpengaruh terhadap kehidupan tumbuhan, dapat dikelompokkan sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

Part 4 :

Cahaya merupakan salah satu faktor eksternal yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ataupun perkembangan tumbuhan. Seperti yang kita ketahui bahwa cahaya berperan dalam proses fotosintesis, dengan bantuan cahaya proses ini mengubah zat-zat hara yang terkandung dalam air dan karbondioksida menjadi karbohidrat. Selain itu, cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan, khususnya pertumbuhan batang karena intensitas cahaya dapat mempengaruhi suatu hormon yang bernama auksin. Auksin adalah suatu hormon yang berperan dalam perbesaran dan panjang batang. Cahaya matahari yang berlebihan dapat merusak hormon auksin sehingga dapat mengganggu pertumbuhan batang terutama pada waktu perkecambahan.

Part 5 :

Air merupakan sumber kehidupan, diperlukan oleh seluruh makhluk hidup termasuk tumbuhan. Air merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, darinya tumbuhan memperoleh sebagian besar unsur-unsur hara yang terkandung di dalam tanah melalui proses penyerapan yang dilakukan oleh akar. Unsur-unsur hara yang diperlukan oleh tumbuhan naik ke daun bersama air, fungsinya air sebagai zat pelarut efektif untuk membawa zat-zat yang diperlukan oleh tubuh tumbuhan. Tumbuhan air bahkan menggunakan air sebagai media pertumbuhan.

Part 6 :

Udara, merupakan bagian terpenting kebutuhan hidup setiap makhluk hidup baik yang hidup di air maupun di darat. Setiap makhluk hidup memiliki ketergantungan terhadap udara, tumbuhan menggantung hidupnya pada ketersediaan karbondioksida dalam udara. Udara merupakan faktor eksternal yang sangat mempengaruhi pertumbuhan maupun perkembangan tumbuhan. Tumbuhan air mendapatkan suplai karbon dari udara yang terlarut dalam air. Baik tumbuhan air maupun darat berperan penting dalam siklus biogeokimia khususnya siklus oksigen dan karbon sehingga keberadaan tumbuhan sangat berperan penting dalam keseimbangan ekosistem.

Part 7 :

Tanah atau bumi yang kita tempati adalah tempat tinggal bagi sebagian besar makhluk hidup, walaupun wilayah yang tidak tertutupi oleh air hanya sepertiga dari keseluruhan luas bumi, tidak dapat dipungkiri bahwa bumi juga memegang peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Sebagian besar dari tumbuhan mengandalkan tanah sebagai media pertumbuhan dan perkembangan, dari dalam tanah tumbuhan mengambil zat-zat hara dan mineral yang terkandung bersama air tanah. Tanah dengan struktur dan komposisi yang baik membawa pengaruh pertumbuhan yang baik pula bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Di dalam tanah juga terjadi interaksi antara makhluk-makhluk hidup yang lain yang baik secara langsung ataupun tak langsung mempengaruhi tumbuhan, seperti simbiosis antara jamur yang dapat mengikat nitrogen dari dalam tanah, atau perilaku cacing tanah yang dapat mengubah struktur tanah menjadi lebih gembur. Sehingga dapat kita pahami bahwa tanah juga merupakan salah satu faktor eksternal yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan lebih dari sekedar sebagai media tumbuh dari tumbuhan.

Part 8 :

Setiap makhluk hidup memiliki kesesuaian hidup dengan keadaan lingkungannya, termasuk kesesuai terhadap suhu atau temperatur. Hal tersebut dapat kita lihat dengan perbedaan flora dan fauna yang terdapat pada suatu ekosistem tertentu yang mungkin tidak dapat atau jarang kita temui pada suatu ekosistem lainnya. Begitu pula halnya dengan tumbuhan, suhu sangat mempengaruhi terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kebanyakan tumbuhan memiliki kesesuai untuk mendapatkan kualitas hidup yang maksimal pada suhu optimalnya masing-masing. Suhu juga sangat berkaitan erat dengan tekanan, cuaca serta kondisi iklim pada suatu daerah. Faktor-faktor tersebut juga sangat mempengaruhi bentuk morfologi serta fisiologi organ-organ tubuh tumbuhan yang termodifikasi pada alur evolusi tumbuhan, seperti mengerucutnya bentuk daun-daun pada tumbuhan-tumbuhan beriklim panas, atau bentuk daun yang lebar-lebar untuk mengoptimalkan penyerapan cahaya serta penguapan air pada tumbuhan beriklim tropis. Dalam interaksinya pada ekosistem dunia, keberadaan tumbuhan juga sangat berpengaruh terhadap kestabilan suhu di bumi. Perannya dalam siklus oksigen dan karbon dapat menahan laju peningkatan suhu akibat adanya efek rumah kaca yang disebabkan karena adanya globalisasi maupun industrialisasi.

Part 9 :

Perkecambahan adalah suatu proses keluarnya embrio atau bakal tumbuhan baru dari biji. Perkecambahan merupakan contoh dari perkembangan dan pertumbuhan yang dapat kita amati. Pada umumnya, proses ini terjadi pertumbuhan radikula yang selanjutnya berkembang menjadi akar, batang dan daun secara berurutan. Perkecambahan berdasarkan letak kotiledonnya ketika prosesnya dikenal menjadi 2 jenis perkecambahan, yaitu : Hipogeal dan Epigeal. Hipogeal atau lebih dikenal dengan nama perkecambahan dalam tanah, terjadi karena pertumbuhan tidak menyebabkan kotiledon bergerak, melainkan tetap berada di dalam tanah sehingga yang tumbuh keluar hanya plamula, perkecambahan ini terjadi pada kacang kapri dan jagung. Selanjutnya, perkecambahan epigeal disebut juga sebagai perkecambahan atas tanah karena kotiledon terangkat ke atas tanah yang terjadi karena dorongan plamula akibat proses pertumbuhan dan perkembangan embrio, perkecambahan ini terjadi pada perkecambahan kacang hijau dan jarak.

Part 10 :

Latihan 3.1.1.1 :
Proses yang terukur secara kuantatif karena terkait perubahan ukuran atau volume tubuh, adalah …

Part 11 :

Latihan 3.1.1.2 :
Terdapat perbedaan mendalam mengenai makna pertumbuhan dan perkembangan terutama jika kita kaitkan dengan tumbuhan sebagai makhluk hidup, yaitu …

Part 12 :

Latihan 3.1.1.3 :
Bagaimana gen dan hormon dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan, dapatkah ia (gen dan hormon) dipengaruhi oleh perlakuan baik terukur maupun tidak ?

Sumber : https://www.facebook.com/abizahra007

Tentang MOEJIE

Guru Biologi
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Biasakan berkomentar gan....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s