ARTIKEL WAHANA BIOLOGI


MAKNA BELAJAR

Oleh SUPARMUJI

Selasa, 25 Oktober 2011 15:23 wite

Belajar adalah hal yang sering kita dengar dan kita lakukan baik secara sadar ataupun tidak. Pentingnya proses ini hingga Nabi Muhammad SAW berpesan bahwa teruslah belajar hingga akhir hayat. Manusia adalah makhluk sosial hingga tidak ada satupun manusia yang mampu bertahan hidup tanpa kehadiran manusia atau makhluk hidup lain, sehingga berinteraksi adalah suatu kebutuhan. Dalam kita berinteraksi, tentunya tidak terlepas dari hubungan sosial kita dengan manusia-manusia lainnya.

Belajar dan mengajar adalah dua kegiatan yang tunggal tapi memang memiliki makna yang berbeda. Belajar diartikan sebagai suatu perubahan tingkah-laku karena hasil dari pengalaman yang diperoleh. Sedangkan mengajar adalah kegiatan menyediakan kondisi yang merangsang serta mangarahkan kegiatan belajar siswa/subjek belajar untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang dapat membawa perubahan serta kesadaran diri sebagai pribadi.

Menurut Thusran hakim (2004) belajar didefinisikan suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir dan kemampuan lain-lain.

Menurut Arden N Frandsen, beberapa alasan yang mendorong terjadinya proses belajar antara lain :

  1. Sifat ingin tahu dan menyelidiki dunia yang lebih luas
  2. Sifat ingin maju dan kreatifitas manusia
  3. Keinginan untuk mendapatkan simpati/penghargaan
  4. Keinginan untuk merubah kegagalan
  5. Keinginan untuk mendapatkan rasa aman
  6. Hukuman

Salah satu sifat dari manusia adalah tidak pernah puas akan sesuatu termasuk keingin tahuan dari suatu hal yang belum diketahuinya, rasa inilah yang menjadi faktor utama pendorong timbulnya proses belajar. Menurut Cronbach, belajar yang sebaik-baiknya adalah dengan mengalami, dengan mengalami itu pelajar menggunakan panca inderanya[1] . Robert M Gagne dalam bukunya mengatakan belajar merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah laku, yang keadaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa, dalam artian perubahannya menuju kesempurnaan[2].

Sehingga dari pendapat-pendapat di atas, dapat kita ketahui bahwa kesimpulan dari makna belajar tersebut antara lain :

  1. Belajar membawa perubahan sikap yang ditampakkan pada perilaku sehari-hari.
  2. Adanya kecakapan atau pengetahuan baru yang diperoleh
  3. Terjadi karena adanya dorongan serta usaha dari individu yang belajar

Belajar adalah suatu hal yang wajib dimiliki oleh seorang manusia, dengan belajar kita mendapatkan suatu kecakapan, pengetahuan, pengalaman ataupun kemampuan baru yang kita katakan sebagai pengetahuan. Pengetahuan-pengetahuan yang kita peroleh barulah akan menjadi Ilmu ketika kita memanfaatkan pengetahuan-pengetahuan tersebut untuk membantu dan memudahkan hidup kita. Karena pentingnya suatu ilmu, semu tindakan ataupun perbuatan kita yang tidak didasari oleh ilmu atau dilaksanakan oleh orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan atau perbuatan tersebut maka perbuatan atau tindakan tersebut akan menjadi sia-sia.

Sehingga, dalam proses belajar harusnya terdapat prinsip-prinsip sebagai berikut :

  1. Beroarientasi pada tujuan yang jelas (fokus)
  2. Dihadapkan pada situasi yang problematis (masalah)
  3. Belajar dengan mengandalkan pengertian
  4. Proses yang terus berlanjut (kontinu)
  5. Kemauan yang kuat
  6. Belajar secara menyeluruh
  7. Menggunakan metode yang tepat
  8. Memperhatikan banyak faktor
  9. Kesesuaian antara pengajar dan peserta didik
  10. Kemampuan untuk menangkap pelajaran-pelajaran yang diberikan
DOWNLOAD file PDF

[1] Aducational Phycology, 1945 hal 47 (Sumadi Suryabrata, 1984 hal 215) “Learning is shown by a change in behavior as a result of experience”

 

[2] The Condition of Learning, 1977 hal 3 “Learning is a change in human disposition of capacity, which persists over a period of time, and which is not simply ascribable to processes of growth”

Tentang MOEJIE

Guru Biologi
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Biasakan berkomentar gan....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s